Loading...
Kamis, 31 Desember 2009

MANAJEMEN UMUM

·     PengertianManajemen
·        Arti dan Fungsi Manajemen
           Menurut Profesor Oei Liang Lee manajemen dapat didefinisikan sebagai ilmu danseni merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, mengkoordinasikan sertamengawasi tentang manusia dengan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan yangtelah ditetapkan.
           Ada lima fungsi manajemen, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan,pengkoordinasian dan pengawasan

·        Jenjang Manajemen
           Perusahan-perusahaanbesar biasanya mempunyai paling sedikit tiga jenjang manajemen, yaitu :

a.       ManajemenPuncak
Bertugasmenyusun rencana umum perusahaan dan mengambil keputusan-keputusan pentingtentang hal-hal penting.
b.      ManajemenMadya
Mempunyaitanggung jawab dalam penyusunan rencana operasi yang melakukan rencana-rencanaumum dari manajer puncak.
c.       ManajemenOperasional
Tugasmanajemen operasional menyangkut pelaksanaan rencana yang dibuat oleh manajermadya, mereka bertanggung jawab melakukan supervisi kepada para karyawan yangmengerjakan kegiatan harian.

·        Latar Belakang Sejarah Manajemen
·        Gerakan Manajemen Ilmiah
           Taylor (1856-1915) menulis buku yang berjudul “The Principles of ScientificManagement”. Dalam bukunya Taylor mengemukakan beberapa prinsip manajemenilmiah untuk melakukan pekerjaan dengan efisien, yaitu :
Prinsip1  : Semua pekerjaan dapat diobservasi dan dianalisis guna menentukansatu cara    terbaik untuk menyelesaikannya.
Prinsip2   : Orang yang tepat untuk  memangku jabatan dapat dipilih dandilatih secara ilmiah.
Prinsip3   : Kita dapat menjamin bahwa cara terbaik tersebut diikuti denganmengkaji pemegang jabatan dengan dasar insentif, yaitu menyamakan gaji denganhasil kerjanya.
Prinsip4   : Menempatkan manajer dalam perencanaan, persiapan danpemeriksaan pekerjaan.

·        Sekolah Tentang Pemikiran Manajemen
·        Sekolah Klasik (Classical School)
           Teori klasik mendefinisikan manajemen menurut tugas yang dilakukan oleh paramanajer. Sekolah klasik telah memberikan saran tentang fungsi-fungsi manajerprimer, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pangendalian.
·        Sekolah Perilaku (Behavioral School)
           Sekolah ini memusatkan perhatian pada aspek kemanusiaan dari manajemen danmenekankan kebutuha bagi para manajer untuk memahami manusia. Sekolah perilakumenarik beberapa disiplin psikologi dan sosiologi sebagai bagian dari latarbelakang pendidiakan manajer.
·        Sekolah Ilmu Manajemen (ManagementScience School)
           Sekolah ilmu manajemen ini melibatkan matematika dan statistik. Model-modelmatematis digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah operasional perencanaandan pengendalian.
·        Analisis Sistem
           Merupakan metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah bisnisdengan mengidentifikasi bagian-bagian utama dari suatu masalah dan hubunganmereka. Analisis sistem ini berkaitan dengan masalah-masalah yang melibatkansemua komponen secara bersama-sama.
·        Manajemen Hasil
           Manajemen hasil adalah suatu program untuk meningkatkan motivasi dan pengandaliankaryawan. Manajemen hasil menganggap bahwa hasil yang dibuat oleh manajer ataukaryawan merupakan suatu yang penting, bukan seberapa besar kesibukan mereka.

·        Perencanaan
·        Bentuk-bentuk Perencanaan
           Perencanaanditetapkan sekarang dan dilaksanakan serta digunakan untuk waktu yang akandatang. Maka perencanaan memiliki bentuk-bentuk sebagai tujuan, kebijakan,strategi, prosedur, aturan dan program.
·        Kegunaan Perencanaan
       Perencanaanmerupakan fungsi dasar bagi fungsi-fungsi lainnya. Kegunaan perencanaan adalah :
a.       Mengurangiketidak pastian serta perubahan pada waktu mendatang;
b.      Mengarahkanperhatian pada tujuan;
c.       Memperinganbiaya; dan
d.      Merupakansarana untuk mengadakan pengawasan.
·        Langkah-langkah Penyusunan Perencanaan
      Langkah-langkahyang harus diambil untuk menyusun suatu perencanaan adalah :
a.       Menetapkantujuan;
b.      Menyusunanggapan-anggapan (premising);
c.       Menentukanberbagai alternatif tindakan;
d.      Mengadakanpenilaian terhadap alternatif-alternatif tindakan yang sudah dipilih;
e.       Mengambilkeputusan; dan
f.     Menyusunrencana pendukung.
·        Perencanaan Merupakan Proses Pendekatanyang Rasional
           Apabilakita berusaha untuk mempelajari posisi sekarang dengan menggunakan dataakuntuansi maupun statistik, maka sebagai titik tolaknya kita harus menengok kebelakang (waktu yang lampau). Dengan memperoleh anggapan-anggapan secara jelas,tujuan yang hendak dicapai serta kesulitan-kesulitan yang mungkin timbul didalam menyusun suatu perencanaan, haruslah dikaitkan dengan tenggang waktutersebut.
o   Jangka Waktu Perencanaan
           Menurutjangka waktunya, perencanaan dapat dikelompokkan menjadi tiga golongan, yakniperencanaan jangka panjang, perencanaan jangka menengah dan perencanaan jangkapendek.
·        Faktor-faktor yang Membatasi Perencanaan
           Perencanaanjuga mempunyai kelemahan, adanya kelemahan ini disebabkan oleh beberapa faktoryang mempunyai sifat membatasi perencanaan. Faktor tersebut ialah sulitnyamencari anggapan secara teliti, perubahan yang sangat cepat, kekakuan internal,kekakuan eksternal, dan waktu dan biaya.
·        Pengambilan Keputusan
-         Syarat pengambilan keputusan
           Untuk bertindak ataupun mengambil keputusan secara rasional tersebutmembutuhkan beberapa syarat, antara lain :
a.       Berusahauntuk dapat mencapai suatu tujuan
b.      Mengetahuidengan jelas tentang tujuan-tujuan manakah yang dapat dicapai beserta segalakekurangannya
c.       Mempunyaikemampuan untuk mengadakan analisis dan penilaian berbagai alternatif
d.      Bersikapoptimis dan mempunyai kemauan yang kuat untuk memilih alternatif yang palingbaik

-         Alat pengambilan keputusan
           Untuk mengambil keputusan yang rasional perlu digunakan alat-alat sepertioperation research, teori probabilitas dan linear progamming. Selain ketigamacam alat pengambilan keputusan tersebut, masih terdapat beberapa teknik yangdipakai untuk memperbaiki kualitas pengambilan keputusan pada keadaan yangsifatnya tidak pasti, tetapi masih berada di dalam batas-batas kewajaran.Alat-alat tersebut adalah :
a.       Analisaresiko, setiap keputusan yang diambil dapat didasarkan pada interaksi beberapavariabel kritis.
b.      Pohonkeputusan (decision tree), melihat berbagai kemungkinan arah yang dapat diambildari berbagai jenis keputusan.

·        Pengorganisasian
·        Pengertian
           Ditinjau dari segi prosesnya, pengorganisasian merupakan usaha untuk menyusunkomponen-komponen pokok sedemikian rupa, sehingga dapat dipakai sebagai saranauntuk mencapai tujuan. Fungsi pengorganisasian sebagai proses menciptakanhubungan antara berbagai fungsi, personalia  dan faktor-faktor fisik agarsemua pekerjaan yang dilakukan dapat bermanfaat serta terarah pada suatu tujuan.
·        Pola Hubungan antara Komponen Organisasi
           Antara tujuan, fungsi, tanggung jawab, wewenang serta pertanggung jawabanmempunyai hubungan yang erat dan berkaitan satu dengan lainnya.
·        Rntangan Kekuasaan
           Keefektifan dan efisiensi seorang pemimpin dalam mengatur bawahan banyakdipengaruhi oleh jumlah bawahan itu sendiri. Banyak sedikitnya frekuensihubungan antara pimpinan dengan bawahan dipengaruhi oleh beberapa faktor,antara lain latihan dari bawahan, pendelegasian wewenang, perencanaan danteknik komunikasi
·        Dasar-dasar Penggolongan Bagian Di DalamOrganisasi
           Pembagian kerja dan spesialisasi kegiatan perlu dilakukan. Pengelompokanmenjadi bagian-bagian di dalam sebuah organisasi dapat didasarkan pada beberapafaktor berikut :
a.       Didasarkanpada suatu angka
b.      Didasarkanpada waktu
c.       Didasarkanpada fungsi perusahaan
d.      Didasarkanpada luas daerah operasi
e.       Didasarkanpada jenis barang yang dihasilkan
f.       Didasarkanpada jenis langganan
·        Karakteristik Struktur Organisasi
Setiap bentuk struktur organisasi yangbaik harus memiliki dua karakteristik dasar, yaitu keseimbangan dalamorganisasi dan fleksibel.
·        Pengarahan
           Pengarahan merupakan aspek hubungan manusiawi dalam kepemimpinan yang mengikatpara bawahan untuk bersedia mengerti dan menyumbangkan tenaganya secara efektifserta efisien untuk mencapai tujuan. Pengarahan yang dilakukan oleh pimpinanharus berpegang pada beberapa prinsip, yaitu prinsip mengarah kepada tujuan,prinsip keharmonisan dengan tujuan dan prinsip kesatuan komando.
           Pimpinan menginginkan pengarahan kepada bawahan dengan maksud agar merekabersedia untuk bekerja sebaik mungkin, dan diharapkan tidak menyimpang. Adapuncara-cara pengarahan yang dapat dilakukan, yaitu orientasi, perintah dandelegasi wewenang.
           Kontz dan O’Donell mengartiakan komunikasi sebagai suatu pemindahan informasiantara orang yang satu dengan lainnya. Agar komunikasi dapat berjalan secaraefektif dan efisien perlu memperhatikan prinsip komunikasi yang jelas, prinsipintegritas dan prinsip pengaturan organisasi informasi.
           Bagi para pelaksana, untuk melaksanakan tugas-tugas dengan baik dipengaruhioleh cara manajer dalam memberikan perintah. Motivasi mempunyai dua macambentuk, yaitu motivasi positif dan motivasi negatif.

·        Pengkoordinasian
           Koordinasi perlu diadakan agar terdapat suatu keadaan yang harmonis sehinggatujuan organisasi dapat tercapai. Koordinasi antar bagian dan individu di dalamorganisasi akan dapat tercapai bilamana diikuti dengan tiga prinsip, yaituprinsip kontak langsung, prinsip penekanan pada pentingnya koordinasi danhubungan timbal balik di antara faktor-faktor yang ada.
           Untuk melaksanakan fungsi koordinasi, manajer dapat menempuh dua cara, yaitu :
1.      Menjaminbahwa kondisi lingkungan dapat membantu untuk memberikan fasilitas bagiterlaksananya koordinasi.
2.      Memastikanapakah masing-masing individu sudah mengetahui prinsip-prinsip koordinasi.

·        Pengawasan
           Pengawasan dapat mengukur seberapa jauh hasil yang telah dicapai sesuai denganapa yang telah direncanakan. Langkah-langkah yang harus dilakukan untukmengadakan pengawasan adalah menciptakan standard, membandingkan kegiatan yangdilakukan dengan standard dan melakukan tindakan koreksi.


Posting Lebih Baru
Previous
This is the last post.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Toggle Footer
TOP